Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

BUBUR GARUT

   

Bubur Garut, Makanan Berbuka Kaya Gizi

13434127541156293289
Ini sebenarnya tulisan anakku yang pernah dikirimkan ke sebuah majalah anak-anak sebagai syarat mengikuti suatu event. Kebetulan momennya pas puasa, jadi tidak ada salahnya ku sharing buat semua sahabat kompasioner yang berminat. Monggo silakan.
Adzan maghrib sebentar lagi tiba, saatnya berbuka puasa. Bunda sedang sibuk mempersiapkan hidangan pembuka puasa kami, yaitu bubur garut. Kudekati Bunda yang sedang mendidihkan satu liter air. Kemudian diberi 100 gram gula merah dan satu sendok gula pasir, serta 1 helai daun pandan. Setelah larut disaring terlebih dahulu, dan dimasak lagi. Bunda menambahkan sepucuk sendok garam agar rasa manisnya mantap. Tepung garut dimasukkan perlahan-lahan, sedikit demi sedikit sambil diaduk agar jangan sampai menggumpal. Setelah larutan matang dan mengental, api dimatikan. Tepung garut dimasukkan mangkuk dan disiram santan matang kental. Hemm…bubur garut siap disantap hangat-hangat. Meski dimakan dalam keadaan hangat tapi terasa segar dan enak, sebab sudah seharian kami berpuasa. Cukup memulihkan tenaga bagi kami untuk menunaikan sholat Maghrib, Isya’ dan Terawih. Setelah itu barulah kami siap menyantap hidangan pokok.
Kata Bunda, Garut adalah sejenis umbi akar yang bentuknya bulat memanjang. Warnanya putih mengkilat dan mempunyai kulit ari yang berlapis-lapis. Di samping rumahku, ada yang menanam garut. Pohonnya seperti bunga kana, tapi daunnya lebih sempit. Umbi garut bisa dibuat emping dengan mengiris bulat tipis-tipis dan ditumbuk melebar menyerupai bentuk emping melinjo. Bisa juga dibuat tepung dengan cara menumbuk umbi garut dan memeras airnya,kemudian diendapkan. Tepung hasil pengendapan inilah yang biasa disebut pati atau tepung garut. Tapi di musim kemarau seperti ini tanaman garut banyak yang mati. Meski begitu, Tepung garut masih bisa didapat, sebab tepung garut biasanya tahan lama sampai berbulan-bulan. Bahkan yang kering benar, bisa bertahan sampai 1 tahun.
Secara umum, masyarakat di Indonesia menyebutnya patat sagu, kemudian irut, arut, garut, maupun jelarut. Garut mempunyai nama latin Maranta arundinacea. Sejak lama masyarakat mengenal garut sebagai tanaman penghasil umbi atau rimpang yang dapat dijadikan panganan seperti halnya singkong dan ubi jalar. Kemudian ada yang dijadikan tepung untuk membuat bubur, kue-kue, bahkan candil ataupun cendol. Sedang dari hasil penelitian, diketahui bahwa bentuk, sifat, dan karakteristik tepung garut tidak jauh berbeda dengan tepung terigu, sehingga tepung garut diharapkan bisa mengantikan fungsi tepung terigu.
Di negara asal tanaman garut, yaitu Amerika, , orang Indian selalu menggunakan perasan akarnya sebagai obat luka, obat karena tusukan anak panah, dan bahkan obat luka karena gigitan serangga dan ular. Sedangkan di Filipina dan India, hancuran akar garut kemudian dijadikan bahan baku untuk pembuatan minuman beralkohol, seperti layaknya tuak dan brem di Indonesia atau sake di Jepang.
……..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

pISANG GARUT

Sale Pisang Prospek Tinggi

DSC_0308
Produksi sale pisang di desa cisurupan kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat ini berupa produk setengah jadi, yaitu masih dalam keadaan mentah. Produksi sale pisang ini adalah produksi rumahan dan masih terbatas untuk pengembangannya. Bahan dasar sale pisang ini dari jenis pisang ambon lumut dan pisang ambon jawa. Proses pembuatannya adalah pisang yang berasal dari pohon diperam dahulu hingga masak. Kemudian, pisang diiris tipis lalu dijemur dibawah sinar matahari. Jika musim kemarau pisang dijemur selama 3 hari, sedangkan musim hujan pisang dijemur selama 5 sampai 6 hari.
Pemilik produksi sale pisang ini yaitu bapak didik. Biasanya beliau memasarkan produknya ini ke pengolahan sale pisang di garut dengan harga Rp. 16.000 per kilogram. Beliau dapat memasarkan sale pisangnya ini dalam jangka waktu 10 hari dan dapat mencapai 5 kuintal. Bapak didik menyakatakan bahwa beliau akan mengembangkan usahanya ini dengan mencari bahan pengolahan untuk proses akhirnya yaitu tepung. Jika tepung yang digunakan tepung biasa maka sale pisang ini hanya bisa bertahan selama 1 bulan saja.Akan tetapi jika menggunakan tepung yang khusus maka dapat bertahan sampai 3 bulan. Karena bapak didik belum mendapatkan tepung yang khusus itu jadi sampai saat ini beliau belum bisa mengembangkan usahanya yang hanya bisa menjualnya ke pihak pengolahan di garut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

keripikk garutt

            

Wisata Kuliner Camilan di Garut “Keripik Pisang Ma Kidul”

REP | 10 February 2013 | 09:45 Dibaca: 142   Komentar: 0   Nihil
1360465454463905651Kalau kita berbicara soal kuliner, pastinya ga akan ada habisnya. Siapa sich yang ga tergoda untuk membahas hal kuliner. Tapi kalau kalian berbicara soal kuliner, jangan lupa bahas juga soal kuliner di Kabupaten Garut. Garut selain terkenal dengan keindahan alamnya dan dengan julukan Swiss Van Java-nya, ternyata Garut juga memiliki berbagai ragam makanan khas yang sangat unik dan lezat tentunya. Beberapa makanan khas Garut yang terkenal untuk dijadikan wisata kuliner yang wajib dicoba seperti dodol, kerupuk kulit, burayot, Es Goyobod dan lainya. Ketiga makanan tadi merupakan makanan camilan khas Garut yang siap dan mantap apabila dijadikan sebagai buah tangan dan menemani kita selagi santai di rumah.
Selain ketiga makanan khas tadi, dalam artikel ini akan diperkenalkan pula salah satu camilan yang diproduksi di daerah Garut Selatan. Ini asli Garut selatan lho….!!! memang makanan yang satu ini bukan makanan yang asing bagi kita. Pastinya kalian sudah tahu makanan yang satu ini, yaitu keripik pisang. Akan tetapi, keripik pisang yang satu ini bukan keripik pisang sembarangan. Ini merupakan keripik pisang “Nomer Hiji”  di Garut.
Keripik Pisang Ma Kidul merupakan keripik pisang yang dibuat dari pisang kualitas terbaik. Pembuatannya, masih dibuat secara tradisional di sekitar Daerah Garut Selatan, tepatnya di Kecamatan Cisompet. Nama Ma Kidul artinya ma= Emak dan Kidul=selatan. Varian dari keripik pisang ini, hanya ada rasa manis dan asin.  Karena hanya merupakan usaha industri rumah tangga, jadi pemasarannya pun masih sekitar garut saja. Harga nya cukup terjangkau kok,,per kg hanya Rp. 20.000 saja. Kalau berwisata ke Garut atau ke daerah Garut Selatannya dan penasaran dengan keripik pisang yang satu ini, jangan lupa mampir dolo pada saat pulang ke pasar Cisindang, 
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DODOL GARUT

              

Dodol Garut


Dodol Garut
Dodol Garut merupakan makanan khas dari kota Garut provinsi Jawa Barat. Terdapat banyak jenis dari dodol Garut ini, diantaranya adalah dodol wijen, dodol nanas, dodol tomat, dodol durian, dodol coklat, dan masih banyak lagi jenis-jenisnya. Dodol ini termasuk kepada makanan camilan karena rasanya yang manis.
Terdapat banyak sekali toko-toko atau warung-warung yang menyajikan dodol sebagai jualannya. Di sepanjang jalan kota Garut banyak penjual yang menjajakan dodol garut, terutama di jalan-jalan yang sebagai pintu gerbang ke daerah lain di sekitar kota Garut.
Orang banyak yang menyukai dodol Garut ini karena rasanya yang khas, sehingga membedakan dengan dodol-dodol yang berasal dari daerah lainnya di Indonesia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

OLEH OLEH KHAS GARUT

Dorokdok, Oleh-oleh khas Garut

Oleh : Fidelia
Dorokdok
Foto : Ist
​Ghiboo.com - Garut terkenal dengan berbagai kulinernya. Selain dodol garut, masih banyak makanan khas yang bisa dibawa pulang dari kota yang dipimpin Bupati Aceng ini.

Dorokdok dan kerupuk kulit, adalah makanan tradisional khas Garut memiliki rasa khas, renyah, pokoknya gak ada duanya. Kedua jenis cemilan ini hampir sejenis bedanya hanya di racikan bumbu serta bahan dasarnya.

Jika kerupuk kulit terbuat dari kulit kerbau yang diberi bumbu ketumbar, bawang putih, kunir, asam jawa dan gula merah. Maka dorokdok terbuat dari kulit sapi pilihan diolah dengan cara yang sama, yaitu kulit mentah direbus, dijemur menjadi kulit yang siap digoreng. Proses pengerjaannya cukup lama, berkisar antara lima hari sampai satu minggu.

Kerupuk kulit Garut dan dorokdok sama sekali tanpa bahan pengawet dan diproses sangat higienis. Proses pengerjaannya memakan waktu cukup lama, yaitu lima hari hingga satu minggu.

Cemilan yang renyah ini bisa dimakan sebagai pelengkap makan bakso atau dimakan begitu saja sebagai teman dalam perjalanan atau juga bisa dimakan kapan saja.

Kini berbagai rasa kerupuk kulit dan dorokdok dijajakan di berbagai toko penjual oleh-oleh Garut, seperti rasa original, manis, asin, gurih dan pedas. Kerupuk kulit dan dorokdok rasa pedas, cukup banyak diminati.

Kemasan kerupuk kulit seberat 250 gr, dibandrol sekitar harga Rp.8.000,- Sedikit berbeda dengan harga satu kemasan dorokdok seberat 250 gr yakni Rp. 12.000. Cukup terjangkau bukan?

Jadi, jika Anda berkunjung ke Garut jangan lupa beli oleh-oleh kerupuk kulit dan Dorokdok.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

oleh oleh

Chocodot dan Brodol Oleh-oleh Unik dari Garut

OPINI | 13 September 2010 | 11:16 Dibaca: 1209   Komentar: 4   1 Menarik Kota Dodol tak salah lagi julukan tersebut ditujukan untuk Garut, sebenarnya tak hanya Dodol yang menjadi ciri khas dari kota Intan ini sebenarnya masih banyak lagi kekhasan dan keistimewaan diantaranya aneka makanan yang bisa dijadikan oleh-oleh sebut saja ada Dorokdok/ Kerupuk Kulit, Ranginang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan tak salah apabila mengunjungi kota ini makanan-makanan inilah yang dijadikan oleh-oleh untuk keluarga dirumah ataupun untuk teman dikantor.
Aneka Oleh-oleh Garut
Aneka Oleh-oleh Garut
Nah yang satu ini tak ada salahnya untuk dicoba maklum untuk oleh yang satu ini terbilang baru (atau saya yang baru tahu ) , makanan yang diberi nama CHOCODOT ( baca co ko dot) dan BRODOL.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Beras Beraroma Buah Dari Garut


Pernahkah anda memakan beras yang beraroma buah-buahan? Jika belum, mungkin ada baiknya pergi ke Garut. Orang Garut seperti tak pernah berhenti untuk berkarya dan berinovasi, terutama di bidang retail.
Setelah chocodot atau chocolate dodol, kini di Garut ada beras beraroma atau aromatic rice. Pasarnya pun tak hanya di Indonesia, bahkan sampai ke Dubai dan Arab Saudi.
Berawal dari hanya sekadar ingin membuat oleh-oleh khas Garut dan terinspirasi oleh keberhasilan chocodot, Andreas (26), pemilik CV Seribu Satu, mencoba menjadikan beras berbeda dengan beras lainnya. Beras unik, bisa dijadikan oleh-oleh khas Garut, tapi tak mengurangi rasa beras aslinya.
Andreas yang telah lama menekuni bisnis beras bersama keluarganya mencoba mengangkat beras lokal Garut menjadi beras beraroma atau aromatic rice. Dengan teknik tertentu, yakni memberi ekstrak buah-buahan ketika proses penggilingan beras. Dari beberapa kali percobaan, akhirnya pria lajang lulusan Politeknik Bandung ini menghasilkan beras beraroma, yakni aroma jeruk dan jambu.
Tak hanya beras beraroma, Andreas pun membuat terobosan baru dengan membuat  nasi liwet instan. Dari hasilnya membuat nasi liwet instan, Andreas membuat tiga varian rasa untuk produknya ini, nasi liwet instan rasa jambal, nasi liwet instan rasa jengkol, dan nasi liwet instan rasa pete.
Setelah launching pada bulan Juli 2010, permintaan akan beras aromatik dan nasi liwet instan buatan Andreas terus meningkat. Jumlah permintaan beras telah mencapai 5 ton per-packaging per bulan. Tak hanya pasar domestik seperti Jakarta dan Bandung, permintaan pun datang dari Dubai dan Arab Saudi.
Harga untuk produk beras aromatik ukuran 1 kg adalah Rp. 22.000, sementara nasi liwet instan dengan ukuran setengah kg dijual dengan harga Rp. 20.000

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS